Sosial

Apa itu Social Smoker?? Dan Apa saja Bahaya nya

Apakah Kalian merupakan seorang social smoker atau mempunyai teman dengan kebiasaan buruk merokok ini? Sesuai dengan namanya, social smoker merupakan orang yang biasanya merokok untuk sekedar bersosialisasi. Kebiasaan ini mungkin juga disebabkan oleh kesadaran terhadap efek bahaya dari merokok, tetapi karena lingkungan juga memaksa untuk kebiasaan ini. Problem nya, apakah kebiasaan ini di anggap lebih aman bila dibandingkan dengan perokok aktif?

Apa itu socials smoker?

Seperti yang sudah disebutkan, social smoker merupakan orang yang tidak secara rutin merokok setiap hari nya. Dalam kurun waktu satu hari, mereka mungkin tidak menghabiskan lebih dari satu bungkus atau bisa jadi hanya satu batang per hari.

Para ahli juga masih belum dapat mengetahui apa yang menjadi menyebabkan seseorang menjadi perokok ringan. Pasalnya, rokok juga mengandung nikotin yang sangat adiktif/ketagihan (memunculkan efek ketagihan nikotin).

Ketika seorang perokok mulai untuk berhenti merokok, mereka biasanya juga akan mengalami beberapa gejala berupa:

  • kantuk
  • gampang marah
  • sulit berkonsentrasi
  • cemas
  • dan mengidam tembakau.

Inilah juga yang membuat perokok menjadi ingin merokok berulang kali. Namun, pada kasus social smoker, hal ini juga seakan tidak berlaku bagi mereka.

Beberapa dari perokok ringan merasa perlu untuk merokok setiap hari, sedangkan bagi yang lainnya bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu hidup tanpa harus merokok sebelum akhirnya kembali merokok.

Risiko kesehatan dari menjadi seorang social smokers

Sebagian besar dari social smokers berpikir bahwa mereka tidak akan merasakan dampak/efek buruk karena jumlah rokok yang telah dihisap tidak sebanyak di bandingkan perokok aktif.

Faktanya, bahaya dari kegiatan merokok tetaplah mengintai kesehatan meski Kalian tidak mengisapnya secara rutin setiap harinya.

Ya, ini dikarenakan setiap batang rokok yang telah diisap akan berpengaruh pada kesehatan. Meskipun Kalian masih termasuk social smoker, resiko-resiko kesehatan seperti penyakit jantung bahkan kanker akan tetap mengintai.

Tidak hanya itu, asap rokok yang telah masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan trombosit darah  menggumpal sehingga pasti menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan akan memicu serangan jantung atau stroke.

Social smoker juga sering disebut perokok ringan. Perokok ringan merupakan orang yang biasanya merokok dalam jumlah lebih sedikit bila di bandingkan dengan perokok aktif.

Hanya saja, Cleveland Clinic telah mengatakan, entah itu dua batang atau tiga bungkus rokok sehari, efek kerusakan yang akan terjadi pada paru-paru juga hampir memiliki kesamaan.

Cara asap rokok dalam merusak paru-paru

Perokok ringan juga membakar rokok dengan bahan yang sama dan mengisap sekitar lebih dari 7000 bahan kimia yang terdapat pada rokok. Setidaknya, 69 di beberapa bahan kimia ini terkenal dapat menyebabkan kanker.

Meski social smokers hanya merokok satu batang sehari, dampak efek negatif pada tubuh tetap akan terjadi secara signifikan seperti hal nya perokok aktif, termasuk pada paru-paru anda.

Senyawa kimia itu dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan sel di dalam paru-paru kalian. Sel yang rusak akan terus mengalami peradangan serta membengkak, lalu tubuh juga akan mencoba memperbaiki kerusakan nya.

Selama kurun proses ini, jaringan dari tubuh yang normal dan sehat juga dapat ikut rusak.

Penurunan dari fungsi paru-paru

Jumlah kualitas udara yang terhirup ketika kita bernapas merupakan bagian dari fungsi paru-paru dan secara alami akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia.

Nah, salah satu dari efek bahaya merokok adalah akan mempercepat penurunan dari fungsi paru-paru.

Ketika fungsi paru-paru telah menurun, Anda pasti akan kesulitan mendapat oksigen yang sangat penting bagi organ tubuh anda, seperti jantung dan otak.

Hal ini dipastikan dapat memengaruhi kesehatan, bahkan sebelum kalian mengalami beberapa penyumbatan pada pembuluh darah.

Jika asupan dari oksigen berkurang, Anda dipastikan memerlukan oksigen tambahan dari tabung oksigen agar tubuh tetap mendapatkan jumlah oksigen yang dibutuhkan nya.

Berbagai masalah penyakit yang mengintai social smokers

Mirip juga dengan yang akan mengintai perokok aktif, berikut ini adalah berbagai kondisi yang mungkin dialami oleh perokok ringan :

  • penyakit jantung karena terjadi peningkatan tekanan darah serta kolesterol,
  • aorta melemah,
  • kematian dini yang diakibatkan penyakit kardiovaskular,
  • kanker paru-paru, lambung, pankreas, dan esofagus,
  • infeksi saluran pernapasan,
  • penurunan hormon kesuburan,
  • pemulihan yang lebih lambat ketika mengalami kasus patah tulang dan cedera lainnya,
  • katarak, dan
  • kualitas hidup menurun secara umumnya.

Pada intinya, tidak ada patokan jumlah rokok yang aman untuk kalian isap setiap hari. Perokok aktif ataupun social smoker juga tidak akan bisa mendapat keuntungan dari rokok merk jenis apa pun.

Social smokers tetap akan merugikan orang sekitar kita

Asap yang dihembuskan oleh perokok, atau bisa disebut juga secondhand smoke, ditambah dengan asap dari rokok itu sendiri sudah merupakan racun bagi orang yang ada di sekitar Anda.

Banyak dari penelitian yang menunjukkan bahwa cukup dengan berada di tempat asap rokok berada, risiko kesehatan berat seperti kanker dan penyakit jantung juga akan meningkat.

Meskipun memiliki dampak kesehatan yang hampir sama dengan perokok ringan atau aktif, terdapat sedikit kabar baik bagi kalian yang merupakan seorang social smokers.

Kalian dengan kebiasaan buruk merokok ini mungkin bisa dapat lebih mudah untuk berhenti. Pasalnya, Kalian merokok hanya pada kondisi-kondisi tertentu sehingga mungkin belum terkena/mengalami efek ketergantungannya.

Cobalah untuk memikirkan rencana bagaimana cara terbaik untuk menghindari tempat kalian biasa merokok, serta juga mengontrol perilaku buruk saat bersosialisasi dengan para perokok.

Masih banyak sekali cara bersosialisasi yang lebih sehat dibandingkan dengan merokok.

Menghabiskan waktu yang lebih banyak bersama teman-teman yang tidak merokok atau bisa pergi ke tempat-tempat yang dilarang untuk merokok juga dapat membantu social smoker agar bisa cepat berhenti merokok.

Resmi Pensiun dari MotoGP, Ini Perjalanan Karier Cemerlang Valentino Rossi

Valentino Rossi(VR46) resmi pensiun dari balapan motor terbesar di dunia MotoGP pada akhir musim 2021. Kabar ini tentu sangatlah sangat menyedihkan untuk kalian para pencinta balap motor. Sebab, sebagian besar dari kalian tentu sangat mengidolakan The Doctor – julukan Valentino Rossi.

VR46 juga memiliki sangat banyak penggemar karena karier yang cemerlangnya. Pembalap motogp kelahiran Urbino, Italia ini, mulai menjalani debutnya di dunia balap motor profesional pada saat berusia 17 tahun, tepatnya pada tahun 1996. Saat itu, ia dipercayakan untuk ikut memperkuat tim lokal, Scuderia AGV Aprilia, pada kelas 125cc.

Pada musim pertama, Rossi hanya bisa bercokol pada posisi sembilan klasemen akhir di kelas 125cc. Akan tetapi, ia juga telah mengawali karier balap motor nya dengan meraih 2 kali podium, yang juga salah satunya telah berbuah kemenangan, dari 15 seri balapan.

satu persatu Prestasi demi prestasi juga mulai Rossi ukir sejak saat itu. Hingga saat terakhir, dia mendapatkan gelar juara dunia MotoGP pada 2009 silam. Berikut ini beberapa daftar prestasi Rossi:

– Menang 11 Kali di Kelas 125cc dan Promosi ke Kelas 250cc

Pada musim kedua Rossi di kelas 125cc, dia sudah bergabung dengan Nastro Azzurro Aprilia pada 1997. Pada saat musim itu, dia juga telah tampil mengesankan dengan mengukir 11 kali menang dari 15 seri yang diperlombakan.

Dengan membela tim yang sama juga, ia mendapatkan promosi ke kelas 250cc pada 1998. Pada musim perdananya di kelas 250cc tersebut, dia juga telah langsung mengakhiri posisi klasemen sebagai runner-up di posisi pertama saat itu Loris Capirossi.

– Juara Dunia di Kelas 250cc pada Musim Kedua, lalu Rossi Digaet Honda dan Promosi ke MotoGP

Memasuki paruh musim kedua di kelas 250cc, Rossi juga telah memilih berganti tim dengan bergabung ke tim Aprilia Grand Prix Racing. Hebatnya juga, ia langsung bisa meraih gelar juara pada akhir musim dengan catatan koleksi sembilan kemenangan.

Keberhasilan itu pun juga membuat tim besar Honda sangat tertarik menggaetnya. Dan benar saja, Honda langsung mengontraknya dan memboyong Rossi promosi ke MotoGP.

– Juara Dunia Tiga Kali dengan Honda

Masuk di musim perdananya, yakni MotoGP 2000, The doctors hanya bisa berakhir sebagai runner-up. Akan tetapi juga, tidak ada satu pun yang menyangka Rossi melesat dengan sangat meyakinkan pada tiga musim berikutnya.

Pada seri MotoGP 2001, 2002, dan 2003 Rossi bisa menjadi juara dunia. Akan tetapi, kegemilangannya itu juga harus diakhiri dengan beberapa konflik internal dengan direksi Honda.

– Juara Dunia Empat Kali dengan Yamaha

Akhirnya, Rossi juga memilih untuk hengkang dari Honda dan juga memutuskan bergabung dengan tim Yamaha pada 2004. Meski telah berganti tim, Rossi justru semakin terus melebarkan sayapnya.

Padahal di tahun yang sama, Rossi juga langsung menyabet gelar juara dunia MotoGP. Ia pun juga meneruskan tren-tren positif itu dengan langsung merengkuh tiga gelar juara lagi (2005, 2008, dan 2009).

– Mulai Kesulitan Naik Podium sejak MotoGP 2011 Hingga Sekarang

Perjalanan Valentino Rossi secara perlahan-lahan juga mengalami penurunan semenjak memasuki usia 31 tahun, tepatnya pada tahun 2010 silam lalu. Pada saat musim itu, dia hanya bisa berakhir pada di posisi ketiga klasemen akhir.

 

Pada tahun-tahun berikutnya, ia juga semakin menurun. The doctors pun sempat berganti tim lagi dengan bergabung ke Ducati pada tahun 2011-2012. Akan tetapi, dia justru tambah mengalami musim terburuknya dengan tidak pernah satu kali pun meraih kemenangan bersama tim Ducati.

Akhir nya rossi pun kembali ke tim Yamaha pada 2013, tetapi juga tren positifnya tidak lagi akan dapat diulangi. Rossi juga sempat bahkan turun kasta dengan membela pada tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT, di balapan MotoGP 2021.

Pergantian tim ini hanya tidak membantu Rossi. Ia pun juga terdampar pada posisi ke-19 klasemen sementara musim ini dengan hanya mengkoleksi 17 poin. Hasil terburuk di MotoGP 2021 yang sangat meyakinkan Rossi untuk segera pensiun pada akhir musim ini.

Keputusan itu tersebut juga disampaikan Rossi dalam konferensi pers dengan bersama Dorna Sports, selaku penyelenggara utama balapan MotoGP, Kamis (5/8/2021) malam WIB pada beberapa hari menjelang balapan MotoGP Styria 2021 yang dipastikan akan berlangsung di Red Bull Ring pada akhir pekan ini.

“Saya mengatakan bahwa saya akan segera mengambil keputusan soal masa depan saya setelah liburan musim panas, dan saya juga telah memutuskan untuk berhenti pada akhir musim ini,” kata Rossi dikutip dari MotoGP.

“Sayangnya, ini dipastikan akan menjadi setengah musim terakhir saya disini sebagai pembalap MotoGP. Ini sangat sulit, ini juga momen yang sangat menyedihkan buat saya karena sulit untuk mengatakan dan mengetahui bahwa di tahun depan saya sudah tidak akan balapan dengan motor saya.

“Saya telah melakukan ini (balapan) dalam waktu kurang lebih 30 tahun!” ucap Rossi, yang kini telah berusia 42 tahun.

“Tahun depan, hidup saya pasti akan berubah. Namun, itu sangat luar biasa, saya telah sangat menikmatinya. Ini adalah karier perjalanan yang sangat panjang dan juga sangat menyenangkan,” ucap pebalap asal italia.